Kamis, 17 Juli 2008

Puisi Cinta

CINTA ABADI

Aku yang tlah tehanyut dalam nuansa indah bersamamu
Terlena dalam alunan suara
Tanpa terbersik bayang paras wajahmu
Karna kuterlanjur tertusuk panah asmara

Kini hanya tinggal gerimis rintihan menggores hati
Tak mampu lelapkan semua anganku bersamamu
Dinginnya kehampaan hati
Tak mampu luapkan lara hatiku karenamu
Ku hanya tertunduk terpaku membisu
Memendam sejuta kepedihan hati
Hingga terkubur jauh direlung hati

Kutertegun membaca isyarat lain hati
Secercah sinar cinta
Kini tlah menerangi disudut hati
Tak sanggup cinta sucinya kunodai
Nyatanya cinta sejatiku tlah jauh pergi

Kini sekuntum bunga tersenyum padaku
Bunga Melati
Putih, Tanpa tangkai berduri
Akupun tersenyum kaerna Cintanya Abadi
Karena Cintanya Abadi

Tidak ada komentar: